Di Forum Camat, Bupati Dony Minta Para Camat Tetap Solid dan Kompak

JNC Sumedang – Dalam silaturahmi Forum Camat Kabupaten Sumedang, Bupati Dony menyampaikan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas.

Kekompakan atau soliditas harus tetap dijaga agar pembangunan bisa  berjalan. Soliditas atau kekompakan harus tetap dijaga karena merupakan kunci keberhasilan dalam pembangunan dan mengatasi setiap permasalahan

Pesan itu disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir pada acara Silaturahmi Forum Camat sekaligus Pelepasan Purna Bhakti Camat di Saung Teko, Rabu 3 Agustus 2022.

“Kalau kita kompak, masalah apapun di hadapan kita dan harapan apapun yang ingin kita capai, bisa kita wujudkan. Itulah arti penting kekompakan,” kata bupati.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan apresiasi atas kinerja para camat yang telah berkontribusi untuk mewujudkan Sumedang Simpati.

Baca Juga  Pesan Wabup: CPNS dan PPPK Jangan Berpikir Mengundurkan Diri

“Saya bangga memiliki para camat seperti Bapak Ibu semua. Bekerja satu frekuensi, satu gerak dan satu langkah untuk memajukan Kabupaten Sumedang,” ucap bupati.

Ke depan, kata bupati, para camat bisa semakin kompak dan meningkat kinerjanya dengan mengintensifkan komunikasi dan koordinasi sehingga
penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan baik.

“Tingkatkan terus komunikasi dan koordinasi. Selama koordinasi dan komunikasi berjalan dengan baik dan terbuka, maka pemerintahan akan berjalan baik,”ujarnya.

Khusus kepada camat yang memasuki purnabakti, bupati mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian mereka dengan mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk membina masyarakat.

“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya. Alhamdulillah para purna bakti telah selesai dengan tugasnya, ‘lungsur langsar’, aman damai dan selamat tidak tersandung masalah,” kata bupati.

Baca Juga  Duta GenRe Jadi Role Model Untuk Cegah TRIAD KRR

Bupati mengharapkan, meski saat ini sudah tidak lagi menjadi ASN, para purnabakti masih bisa terus mengabdikan dirinya di masyarakat demi kemajuan Kabupaten Sumedang.

“Jabatan ada batasnya, pengabdian tidak ada akhirnya. Terus abdikan diri untuk kemajuan Sumedang. Bisa dengan curahan tenaga maupun pikirannya,” pungkasnya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *