Tidak Ada Anarkis, Mahasiswa Demo di Sumedang berakhir Simpatik, Ketua DPRD Bilang Begini

JNC Sumedang – Ratusan Mahasiswa Demo di Sumedang dengan melakukan aksi longmarch dari Islamic Center hingga orasi di depan Gedung DPRD Sumedang pada Rabu Siang, 13 April 2022.

Kehadiran Peserta Demo, diterima oleh Ketua DPRD Sumedang, Irwansyah Putra yang didampingi Kapolres Sumedang dan juga Dandim 0610 Sumedang.

Kepada Mahasiswa, Irwansyah menyampaikan Permohonan maaf atas nama lembaganya.

“Kami semua yang berada di dalam Gedung DPRD Kabupaten Sumedang merupakan manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan, serta permohonan maaf kepada para Mahasiswa tidak bisa masuk ke gedung DPRD karena sedang direnovasi,” kata Irwansyah.

“Minyak goreng merupakan komoditi yang sangat penting bagi kita semua, bukan hanya untuk kalangan menengah kebawah, kami DPRD Sumedang setuju dengan aspirasi adik-adik Mahasiswa namun kapasitas kami yang bukan pemerintah Pusat maka DPRD Kabupaten Sumedang hanya dapat menyampaikan aspirasi dari warga masyarakat khususnya Mahasiswa Kab. Sumedang untuk diteruskan ke tingkat yang lebih tinggi” tambah Irwansyah.

Baca Juga  Tol Cisumdawu Seksi 2 dibuka, Ada Spanduk: Terima Kasih Pak Jokowi dan Kapolres Sumedang

“Mari kita bersama – sama berjuang dan mengawal apa yang menjadi aspirasi adik – adik semua, semoga kedepan apa yang menjadi harapan kita menjadi kenyataan,” pungkas Irwansyah yang ditutup dengan penandatanganan Surat Perjanjian Kesepakatan yang menyatakan menolak kenaikan harga BBM, menolak kenaikan harga bahan pokok (Minyak goreng), Menolak kenaikan PPN 11% serta Penegasan menolak 3 periode jabatan Presiden.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menjelaskan Polres Sumedang yang didukung Kodim 0610 Sumedang mendukung Aksi dari para Mahasiswa tersebut dengan mensiagakan personilnya dan melakukan pengawalan selama Aksi agar para Mahasiswa dan Masyarakat sekitar merasa aman selama berjalannya Aksi Unjuk Rasa dari Mahasiswa.

Baca Juga  Hari Pertama Menjabat Kapolres Sumedang, AKBP Indra Setiawan Langsung Tancap Gas

“Kami laksanakan pengawalan melekat mulai dari pelaksanaan longmarch sampai dengan orasi di depan kantor DPRD Sumedang agar rekan-rekan Mahasiswa khususnya dan umumnya Masyarakat Kabupaten Sumedang merasa aman selama berjalannya Aksi Unjuk Rasa ini.” Ucap Eko.

“Kami juga menyediakan fasilitas kesehatan dengan menyediakan 2 (dua) unit ambulance untuk menjaga apabila ada peserta aksi yang merasa sakit, selain itu walaupun bertempatan dengan bulan puasa kami tetap melaksanakan pembagian air mineral untuk peserta aksi yang tidak melaksanakan ibadah puasa untuk menjaga stamina mereka,” tambah Eko.

Aksi Demo Mahasiswa di Sumedang jauh dari kata Anarkis. Usai demo, mereka melakukan pembagian sembako kepada para pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar Alun-alun Sumedang.

Ada pula pemberia bunga yang diterima peserta Demo, sebagai wujud dukungan atas aksi yang diberikan.

Baca Juga  Pemkab Sukabumi dan Lebak Berguru e-Gov ke Kabupaten Sumedang

Aksi unjuk rasa dari Gabungan Elemen Mahasiswa Kabupaten Sumedang ini berjalan dengan tertib dan aman, para Mahasiswa Peserta Aksi akhirnya membubarkan diri dengan diantarkan oleh Kendaraan Dinas Kepolisian Resor Sumedang ke titik kumpul di Islamic Sumedang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *